Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • Inspektorat Kota Kendari
blog-img-10

Posted by : admin_irves

UPP Kota Kendari Edukasi Kepala Sekolah Dasar Melalui Sosialisasi dan Penyerahan Komitmen Memberantas Pungli

Sahabat IKK, Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kota Kendari melakukan Sosialisasi Saber Pungli pada Kepala Sekolah Dasar lingkup Kota Kendari bertempat di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Kamis (21/10/21).

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Sekretaris Dinas Dikmudora Drs. Hasyim, MM, yang mengajak seluruh peserta sosialisasi untuk memahami apa yang  menjadi materi sosialisasi.

AIPTU La Ode Rufani, SH yang tergabung dalam Pokja Penindakan mengatakan, UPP Kota Kendari terus melakukan sosialisasi dalam rangka mencegah terjadinya pungli di Kota Kendari dengan menambah wawasan peserta terkait pungli.

“Hal ini untuk lebih meningkatkan lagi kesadaran kita terkait dengan manfaat ataupun tindakan-tindakan yang kita lakukan ini, semoga tidak termasuk dalam hal yang bersifat pungutan liar,” ujar Rufani.

Lebih lanjut Rufani menjelaskan apa yang menjadi landasan hukum dari hal yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

“Bahwa pungli dapat dijamah dengan Undang-Undang No. 31 tahun 1999 tentang  Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ketika itu dilakukan oleh ASN ataupun penyelenggara negara,” terangnya.

Irban Investigasi (Irvest) Mulyadi M, ST., M.Si, juga menyampaikan dasar hukum dari pelaksanaan sosialisasi.

“Selain Undang-Undang dan Peraturan Presiden, kami juga sudah dipayungi dengan Keputusan Walikota Kendari No. 258 tahun 2021 tentang Unit Pemberantasan Pungutan Liar lingkup Pemerintah Kota Kendari,” ujar Mulyadi.

“Pungli merupakan kegiatan memungut biaya atau meminta uang secara paksa oleh seseorang kepada pihak lain dan hal tersebut merupakan sebuah praktek kejahatan atau perbuaan pidana,” tambahnya.

Lebih lanjut Irvest Mulyadi berharap bahwa apa yang didapat peserta dalam sosialisasi betul-betul dapat dimaknai dan nilai-nilai antikorupsi dapat diimplementasikan, dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan kita.

Pada akhir sosialisasi, dilakukan penyerahan Komitmen Memberantas Pungli secara simbolis kepada sepuluh Kepala Sekolah. Komitmen memberantas pungli merupakan komitmen seluruh Kepala Sekolah untuk tidak melakukan pungli di lingkungan sekolah yang menjadi kewenangan dan tanggung jawab mereka.