Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • Inspektorat Kota Kendari
blog-img-10

Posted by : admin_irves

Terus Lakukan Pencegahan, UPP Menyasar Kelurahan Bende

Sahabat IKK, Pelaksanaan sosialisasi sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) dan pengenalan aplikasi New Laika kepada masyarakat berlanjut di Kelurahan Bende, Senin (28/03/22).

Kelurahan Bende menjadi sasaran tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) mengingat Bende merupakan salah satu kelurahan dengan jumlah penduduk yang cukup banyak.

Ketua UPP Kompol Alwi, S.Ag., yang memimpin kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan, pungutan liar (Pungli) lebih berkaitan dengan moralitas bukan tentang berapa lama sanksi yang akan diterima.

Alwi juga mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari dalam mencegah terjadinya pungli melalui edukasi kepada masyarakat.

Lebih lanjut Alwi menyampaikan, masyarakat dapat melihat indikator kualitas pelayanan dari kesesuaian persyaratan pelayanan dengan jenis pelayanan, kejelasan prosedur, kecepatan waktu dalam memberikan pelayanan, kesesuaian/wajar biaya/tarif dalam pelayanan, kesesuaian standar dengan hasil, kompetensi petugas dalam pelayanan, perilaku petugas, kualitas sarana dan prasarana serta penanganan pengaduan.

Sementara itu, Irban Investigasi Mulyadi M., S.T., M.Si., selaku Pokja Pencegahan dalam struktur UPP mengatakan, dengan adanya sosialisasi saber pungli dan pengenalan aplikasi New Laika harapannya kedepan, semua pengurusan administrasi tidak ada lagi tatap muka.

Melalui Aplikasi New Laika yang merupakan inovasi dari Bapak Wali Kota Kendari, dapat mengikis penerimaan imbalan di luar ketentuan.

Mulyadi juga berharap, tidak ada lagi masyarakat yang memberi kepada petugas atas pelayanan yang diterima.

Pada akhir pemaparannya, Mulyadi mengajak seluruh RT dan RW yang hadir untuk berkomitmen tidak melakukan suap, pungli maupun gratifikasi.

Camat Kadia yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, sosialisasi dilakukan karena RT dan RW merupakan bagian dari pelayan masyarakat. Sehingga Pemerintah Kota Kendari melakukan kegiatan seperti ini untuk mengingatkan/mengedukasi terkait hal-hal yang berkaitna dengan pungli.

Perlu diketahui, kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Bende dan jajarannya serta 40 RT dan 9 RW yang mewakili masyarakat.