Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • Inspektorat Kota Kendari
blog-img-10

Posted by : Irban III

Telaahan Sejawat Hari Ke-2, APIP Kota Kendari dan Kolaka Utara Berkomitmen Mengembangkan Kompetensi dan Profesionalisme

Sahabat IKK, Melanjutkan pelaksanaan kegiatan telaahan sejawat di Kota Lasusua Kabupaten Kolaka Utara, Assesor Inspektorat Kota Kendari kembali menilai kesesuaian pelaksanaan tugas sesuai standar dan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang efektif sebagaimana dimaksud Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Standar Audit Intern Instansi Pemerintah.

Inspektur Kota Kendari Syarifuddin, SE., Ak., M.S.A., CGAA., CGCAE memimpin Tim Assesor Kota Kendari dalam kegiatan telaahan sejawat tersebut. telaah sejawat adalah melakukan penilaian atas efisiensi dan efektifitas APIP sesuai dengan visi, isi, tugas dan fungsi, dan kebijakan pimpinan organisasi, Menyatakan pendapat tentang kesesuaian aktifitas APIP dengan standar audit, dan Memberikan saran perbaikan kinerja APIP agar dapat memberikan nilai tambah kepada organisasi, dengan menjamin bahwa audit telah dilaksanakan oleh pemeriksa yang kompeten dilengkapi pedoman kerja atau bukti dokumen yang memadai.

Tim Inspektorat Kolaka Utara dibawah Pimpinan Inspektur Dr. Hj. Syamsuriani, S.T., MM memberikan paparan kinerja APIP dengan menyampaikan aktifitas yang dilaksanakan sesuai standar audit dengan pembuktian aturan pendukung dan bukti dokumen lainnya dalam rangka mendukung integritas dan kompetensi serta profesionalisme pemeriksa.

Elemen kegiatan pengawasan intern dalam penilaian telaahan sejawat tersebut terdiri dari tiga elemen utama, yaitu governance (tata kelola), professional practice (praktik profesional), dan communication (komunikasi). Adapun Unsur-unsurnya yaitu 1. Tata Kelola, mencakup: a. Tata Kelola Pengawasan Intern; b. Piagam Pengawasan Intern; c. Independensi dan Objektivitas; d. Sistem Pengendalian Intern; e. Manajemen Risiko; f. Kode Etik; dan g. Pengelolaan Sumber Daya.

Adapun elemen 2. Praktik Profesional, mencakup: a. Peran dan Tanggung Jawab; b. Perencanaan Pengawasan Berbasis Risiko; c. Perencanaan Penugasan Pengawasan; d. Kecakapan dan Kecermatan Profesional; e. Pelaksanaan Penugasan Pengawasan; dan f. Penjaminan Kualitas. Sedangkan elemen 3. Komunikasi, mencakup: a. Komunikasi Hasil Pengawasan; b. Tindak Lanjut Hasil Pengawasan; dan c. Komunikasi dengan Stakeholders

Hasil telaah sejawat ekstern diharapkan dapat memberikan saran/rekomendasi perbaikan/ peningkatan kualitas dan efektivitas praktik pengawasan intern dalam membantu pencapain program dan tujuan Pemerintah Daerah. (Ra-3)