Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • Inspektorat Kota Kendari
blog-img-10

Posted by : Admin Irban 2

Irban Wilayah 2 Lakukan Monev Pengelolaan BOS Melalui ARKAS Pada 25 Sekolah

Sahabat IKK,

Tim Irban Wilayah 2 melakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan BOS pada 25 sekolah yang terdiri atas 20 sekolah negeri dan 5 sekolah swasta, yang berada di Kecamatan Baruga, Kecamatan Wuawua, dan Kecamatan Kadia selama 10 hari sejak tanggal 7 s.d. 18 November 2022.

Monitoring dan evaluasi BOS dilakukan atas tahap 1 dan 2 tahun 2022, dengan melihat penyajian perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan serta pertanggungjawaban dana bantuan operasional sekolah (BOS) di satuan pendidikan dasar yang disajikan pada Aplikasi RKAS (ARKAS), yang telah digunakan oleh satuan pendidikan dasar lingkup Kota Kendari untuk tahun 2022.

Aplikasi RKAS merupakan sistem informasi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran BOS yang diperuntukan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah melalui surat edaran bersama Menteri Dalam Negeri Nomor 907/6479 dan Menteri Mendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta Pendidikan Tinggi Nomor 7 Tahun 2021 tentang integrasi sistem.pengelolaan anggaran pendidikan dengan sistem pengelolaan keuangan daerah.

Inspektur Pembantu Wilayah II, Muhammad Yusuf Jato, SIP, M.Si, CGAA, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa "monitoring dan evaluasi yang kami lakukan ini mendapatkan gambaran sejauh mana sekolah memanfaatkan aplikasi RKAS, sejauh mana sekolah mengintegrasikan aplikasi RKAS dalam merencanakan kegiatannya dengan melibatkan seluruh stakeholder sekolah, bagaimana sekolah mempertanggungjawabkan kegiatannya, melengkapi dokumen pertanggungjawaban, serta bagaimana kepala satuan pendidikan, bendahara BOS dan admin BOS masing-masing sekolah memahami tupoksi dalam pengelolaan BOS, percaya diri untuk menyusun pertanggungjawaban BOS nya secara mandiri, cukup dan lengkap, dan sesuai ketentuan, sehingga dapat diyakini kebenarannya".

"Kita berharap, tahun 2022 ini, tidak ada lagi sekolah yang tidak bisa menyusun sendiri pertanggungjawabannya, paham apa itu Silpa, tidak lupa memungut dan menyetor pajak, karena semakin dimudahkan dengan aplikasi RKAS. Kalau bingung sering-seringlah koordinasi dengan Inspektorat Kota Kendari atau Tim BOS Kota di Dikmudora", tutup Yusuf Jato.